~ TUGAS SOFTSKILL BAHASA INGGRIS BISNIS 2 ~
NAMA : VANIA GRACIA
NPM : 21209128
KELAS : 3EB16
Strategies for TOEFL iBT Listening Section
TOEFL iBT Listening section is delivered immediately after the Reading section. The Listening section of TOEFL iBT measures your ability to understand spoken English in academic settings. In TOEFL iBT the listening is done for 3 major purposes:
1. Listening for basic comprehension.
2. Listening for pragmatic understanding.
3. To connect and combine ideas presented in multiple information sources.
Each part of the Listening section (2 or 3 parts) consists of 1 long conversation and two lectures. The test takers hear each lecture or conversation only once. Lectures and conversations are 3-5 minutes long. During the listening the time is not running. The allotted time of 10 minutes for each part is only for answering the questions.
Preparation Strategies
Listen to spoken English from multiple sources as much as possible. Listen to English spoken movies and English spoken TV channels, listen to the radio and as many other listening sources as you may find. It would be better if your passages are academic or close to what is in TOEFL iBT. The more you practice listening, the better listener you will become.
Listen for the main idea. It is usually found at the beginning of the listening passages, while the details are dispersed throughout the lecture. The main idea will give you understanding of what the conversation/lecture is about. Then you may listen for details.
Learn to find how the ideas are presented in the listening passage. Some of the main relations between ideas include cause/effect, compare/contrast, and steps in a process.
Learn to listen for signal words that indicate different part of the passage - introduction, major steps, examples, conclusions, etc.
Build your vocabulary. While listening, try to guess the meaning of unfamiliar words from context. It is very important since there is a big chance to come across words you don't know at the real test. Then, you should guess their meaning. Write down every word you don't know and include it in your wordlist. Try to memorize it and use it in your speaking and writing. Flashcards could be a great way to improve your vocabulary.
Listen to conversations or lectures with variety of accents. In TOEFL iBT Listening section there is a variety of accents and pronunciations. For this reason, you should practice listening to a people with different accents and pronunciation patterns.
Practice note-taking. Note-taking is allowed during all sections of TOEFL iBT. Effective note-taking may highly improve your performance. It is almost impossible to memorize all clues and details provided in the Listening section. Moreover, you can hear the passages ONLY ONCE. Therefore, to answer the questions you have to rely on what you remember from the passage and your notes. See also our Effective Note-Taking Strategies.
Summarize in writing what you have heard, using your notes. Thus, you will learn to find the purpose and main idea of the listening, and also the most important details. You will also learn to take and use notes. It also helps in improving your writing skills.
Familiarize yourself with the type of questions in TOEFL iBT. Make sure that during the preparation you learn what answers are required by the different types of question. Some questions may ask you to provide two answers, others to click in a chart box. If you are familiar with the question types, you may save important time.
At the exam strategies
Forget about the Reading section. Now it is time to fully concentrate on the Listening section.
The clock is ticking only when you are answering the questions and not when you are listening to the passages. So, when you listen, forget about the clock.
Prepare for note-taking. Before the section starts, write down the words 'main idea', 'major points', and 'important details'. Under which word you will place your notes from the listening passage.
Do not be distracted by the speaker's accent, speaking style and delivery. Focus on the content and flow of information the speaker(s) deliver.
Listen to find clues that will help you understand what the speaker's purpose, attitude and degree of certainty is. Listen for words that show relationship between ideas.
Pay attention to the visual materials. Some of the visual materials in the Listening section bring important information. Blackboards show important words or phrases that are discussed during the lecture. Illustrations and graphics support the information presented in the lecture. They are available only when the lecturer refers to them.
Answering is different. In the Listening section you may not return to the previous questions to correct your answers. Nevertheless, you have to confirm twice that you want to move to the next question. First, when you provide your answer you have to press the NEXT button. After pressing the NEXT button you may alter you answer. To move to the next question you have to press OK button. Sometimes test takers forget this and lose important time. Please, set your mind that you have to press two buttons.
Take a guess. There is no penalty for an incorrect answer in TOEFL iBT. It doesn't bring any points. If you see you are running out of time, just take a guess and mark answers for all remaining questions. There is 25 % chance to guess the right answer.
Use i-Courses.org scored listening materials to practice, monitor your progress, and receive creative feedback with guidelines on how to improve your weaknesses and strengthen your strong sides.
Sumber : http://i-courses.org/?p=listening_tips
Kamis, 15 Maret 2012
Selasa, 08 November 2011
TUGAS BAHASA INDONESIA 2 (PERTEMUAN KETIGA)
Contoh paragraf yang berkaitan dengan bidang saya :
1. Generalisasi
Berdasarkan data keuangan tahun 2011, laba yang didapatkan oleh perusahaan PT. Abikarya adalah sebesar 250 juta rupiah. Dimana pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2010 perusahaan mampu menghasilkan laba sebesar 500 juta rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan dalam menghasilkan laba sebesar 250 juta rupiah atau turun sebesar 50% dari tahun sebelumnya. Laporan menjadi evaluasi perusahaan tentang kinerja perusahaan mereka. Pihak manajemen pun dituntut untuk segera mengambil kebijakan untuk mengatasi hal tersebut.
2. Analogi
Yang dimaksud masyarakat perkotaan atau urban community adalah masyarakat kota yang tidak tertentu jumlah penduduknya. Tekanan pengertian masyarakat perkotaan juga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat perbedaan dalam hal perhatian, khususnya terhadap keperluan hidup. Jika masyarakat pedesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dari kehidupan, seperti pakaian, makanan, rumah, dan sebagainya, maka masyarakat perkotaan, terhadap hal-hal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda.
3. Sebab-akibat (kausalitas)
Pariwisata itu ada karena adanya wisatawan. Wisatawan itu ialah orang-orang yang diburu oleh keinginan untuk melihat atau menikmati peristiwa keanehan, keagungan serta keindahan sebanyak mungkin dengan biaya yang serendah mungkin dan dalam waktu yang sesingkat mungkin. Maka pengusaha yang dibingkai atau dikondisikan dengan psikologi yang seperti itu menciptakan prasarana dan sarana untuk memuaskan tuntutan atau kehendak tersebut. Hotel-hotel, perusahaan, penerbangan, perusahaan taksi, restoran, dan night clubs dipackage, digiring oleh pengusaha untuk menyongsong sikap yang demikian.
Mulai bulan April tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, minyak pelumas, dan lain-lain, harganya dinaikan karena pemerintah ingin mengurangi subsidi dengan harapan ekonomi Indonesia makin wajar. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Jika biaya angkutan naik, harga barang akan naik pula karena biaya tambahan untuk transport harus diperhitungkan. Kenaikan harga ini akan dirasakan oleh rakyat. Karena itu, kenaikan harga barang dan jasa harus diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat.
1. Generalisasi
Berdasarkan data keuangan tahun 2011, laba yang didapatkan oleh perusahaan PT. Abikarya adalah sebesar 250 juta rupiah. Dimana pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2010 perusahaan mampu menghasilkan laba sebesar 500 juta rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan dalam menghasilkan laba sebesar 250 juta rupiah atau turun sebesar 50% dari tahun sebelumnya. Laporan menjadi evaluasi perusahaan tentang kinerja perusahaan mereka. Pihak manajemen pun dituntut untuk segera mengambil kebijakan untuk mengatasi hal tersebut.
2. Analogi
Yang dimaksud masyarakat perkotaan atau urban community adalah masyarakat kota yang tidak tertentu jumlah penduduknya. Tekanan pengertian masyarakat perkotaan juga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat perbedaan dalam hal perhatian, khususnya terhadap keperluan hidup. Jika masyarakat pedesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dari kehidupan, seperti pakaian, makanan, rumah, dan sebagainya, maka masyarakat perkotaan, terhadap hal-hal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda.
3. Sebab-akibat (kausalitas)
Pariwisata itu ada karena adanya wisatawan. Wisatawan itu ialah orang-orang yang diburu oleh keinginan untuk melihat atau menikmati peristiwa keanehan, keagungan serta keindahan sebanyak mungkin dengan biaya yang serendah mungkin dan dalam waktu yang sesingkat mungkin. Maka pengusaha yang dibingkai atau dikondisikan dengan psikologi yang seperti itu menciptakan prasarana dan sarana untuk memuaskan tuntutan atau kehendak tersebut. Hotel-hotel, perusahaan, penerbangan, perusahaan taksi, restoran, dan night clubs dipackage, digiring oleh pengusaha untuk menyongsong sikap yang demikian.
Mulai bulan April tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, minyak pelumas, dan lain-lain, harganya dinaikan karena pemerintah ingin mengurangi subsidi dengan harapan ekonomi Indonesia makin wajar. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Jika biaya angkutan naik, harga barang akan naik pula karena biaya tambahan untuk transport harus diperhitungkan. Kenaikan harga ini akan dirasakan oleh rakyat. Karena itu, kenaikan harga barang dan jasa harus diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat.
Rabu, 02 November 2011
TUGAS BAHASA INDONESIA 2 (PERTEMUAN KEDUA)
CONTOH TULISAN ILMIAH POPULER
PERANAN TI DALAM BIMBINGAN KONSELING (BK) MENGGUNAKAN MICROSOFT WINDOWS
Tutang Penerima Penghargaan MVP 2002 Shanghai, Global MVP 2002 dan 2003 Amerika Serikat
Perkembangan teknologi informasi khususnya komputer banyak mengubah pola hidup dan gaya hidup secara global. Dengan sendirinya berubah pula kebiasaan, baik dalam bergaul, berteman, dalam lingkungan kerja, sekolah maupun dalam keluarga. Hal ini sangat dirasakan dampaknya dimana tingkah laku dan kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah terjadi kini dapat kita baca di media masa, kita tonton melalui layar TV dan kita saksikan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Tidak sampai disitu, dalam dunia pendidikan misalnya, pola dan gaya hidup ini sudah dapat kita rasakan dalam pergaulan anak didik kita, yang tadinya pendiam kini berubah jadi periang, yang tadinya pemalu kini berubah menjadi pemberani dan seterusnya. Ini berarti kebiasaan dan gaya hidup siswa sudah mulai berubah. Hal ini bisa berdampak positif dan bisa juga berdampak negatif tergantung bagaimana kita mengarahkannya.
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI
Penggunaan teknologi informasi khususnya komputer kini sudah menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah, mulai sekolah dasar hingga ke sekolah lanjutan atas dan sekolah kejuruan. Namun demikian yang paling besar pengaruhnya adalah di Perguruan Tinggi, di mana hampir semua perguruan tinggi di Indonesia sudah memanfaatkan teknologi ini dalam perkuliahannya, baik melalui tatap muka maupun secara pnline. Sebagai contoh seorang dosen dalam menyampaikan materinya tidak hanya mengandalkan media konvensional saja, melainkan sudah menggunakan unsur teknologi di dalamnya. Biasanya seorang dosen atau guru di PT tertentu dalam menyampaikan materi kuliah ditampilkan dalam bentuk slide presentasi dengan bantuan komputer. Dengan teknologi ini mahasiswa atau siswa bisa mengikuti matakuliah dengan baik, karena materi yang disampaikan selain mengandung materi yang berbobot juga mengandung unsur multimedia yang bisa menghibur. Di mana dengan bantuan komputer yang dihubungkan dengan multimedia projector seorang dosen tidak perlu menekan tombol keyboard atau papan ketik melainkan cukup menekan remote control yang dipegangnya.
Di negara maju dan di beberapa negara berkembang dimana tingkat pendidikannya sudah bisa dikatakan cukup baik, penerapan teknologi tinggi ini sudah berjalan lebih dari 20 talu. Sementara di Indonesia baru beberapa tahun saja sejak teknologi jaringan mulai dikenal dan diterapkan sebagai salah satu materi pelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) beberapa tahun lalu dan untuk Sekolah Lanjutan Atas dengan masuknya kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Dengan teknologi ini seorang dosen atau guru dalam menyampaikan materinya tidak hanya dalam bentuk tatap muka saja melainkan sudah menggunakan berbagai media komunikasi yang dipadukan dengan teknologi networking, misalnya Intranet dan Internet.
Dengan teknologi jaringan tersebut tidak hanya mata kuliah atau bidang studi saja yang bisa memanfaatkan teknologi tinggi ini, melainkan hampir sebagian besar proses belajar mengajar termasuk BK (Bimbingan Konseling) atau Bimbingan Karier sudah bisa memanfaatkan teknologi tinggi ini.
Seperti kita ketahui bahwa saat ini BK belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi BK ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran Guru BK akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya. Oleh karena itu peranan teknolgi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut.
JARINGAN KOMPUTER
Seperti telah disampaikan dimuka bahwa perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan termasuk BK (bimbingan dan konseling). Komunikasi antara guru dengan siswa dapat dilakukan dengan berbagai media yang tersedia saat ini seperti telpon, Internet, Intranet dan lain-lain. Dari sekian banyak teknologi yang murah dan mulai banyak digunakan sebagai media komunikasi antara murid dan guru atau antara dosen dengan mahasiswanya adalah penggunaan e-mail. E-mail adalah salah satu sarana yang ada di jaringan Internet yang paling murah dan bisa digunakan untuk saling tukar menukar informasi, menyampaikan materi, dan sebagainya. Sebenarnya saat ini hampir semua kampus atau sekolah sudah terpasang jaringan LAN (Local Area Network) karena sudah menjadi pelajaran wajib dalam KBK dan Telpon sebagai media komunikasinya, maka media ini sudah bisa diaplikasikan sebagai media komunikasi yang ampuh dilingkungan sekolah atau kampus.
Dengan sudah terpasangnya jaringan tersebut, kita sudah bisa menginstalasi atau mensetup jaringan komputer berbasis Web, yaitu Intranet dan Internet. Intranet adalah jaringan komputer berbasis Web yang hanya ditampilkan secara lokal dengan memanfaatkan teknologi LAN (Local Area network). Sedangkan Internet adalah jaringan komputer berbasis Web dengan memanfaatkan jaringan secara global.
Dalam suatu jaringan komputer harus tersedia minimal satu buah Server dan beberapa client. Secara sederhana Server adalah yang mengatur lalulintas data dalam suatu jaringan sedangkan client adalah yang menerima data tersebut. Hal ini hampir senada dengan interaksi antara konselor dengan klien yang tidak mengandalkan hubungan tatap muka tetapi dilakukan dengan memanfaatkan media berupa jaringan komputer.
Seperti kita ketahui bersama saat ini ada istilah Cyberspace, Cybermedia, CyberMall, Cybercounseling dan sebagainya. Dengan istilah ini seolah-olah kita berhubungan dengan dunia yang serba maya, padahal sesungguhnya ini tidak demikian, memang kalau media tersebut hanya berupa Website saja mungkin bisa dikatakan sebagai dunia maya, namun kini sudah bisa dilakukan interaksi secara langsung dengan memanfaatkan Teknologi Messanger, MIRC, dan sebagainya. Bahkan dengan Microsoft Windows XP dan Messanger-nya kita bisa Sharing aplikasi, Sharing file, Sharing dokumen, dan sebagainya.
BAGAIMANA KERJA KONSELOR?
Dengan internet seorang konselor bisa berkomunikasi dengan clientnya dalam hal ini siswanya kapan saja dan dimana saja. Saat ini teknologi internet sudah bukan barang baru dan bukan hal yang perlu ditakuti apalagi harus dihindari. Karena dengan teknologi ini kita akan mudah berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja serta tidak terikat dengan ruang dan waktu. Sehingga proses bimbingan bisa dilakukan kapan dan dimana saja, dengan demikian sorang siswa bisa saja akan merasa nyaman kalau konsultasi dilakukan melalui jaringan inernet ini, karena mungkin saja tidak merasa risi dan takut diketahui oleh orang lain. Dengan demikian proses interaksi antara konselor dengan klien akan terasa lebih akrab dan lepas tanpa beban.
KESIMPULAN
Dengan teknologi khususnya jaringan komputer baik Intranet maupun Internet proses belajar mengajar, proses interaksi antara konselor dan klien bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa dibatasi ruang dan waktu. Dengan demikian peran teknologi tinggi dalam dunia pendidikan khususnya Bimbingan dan Konseling sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dan maksimal. Terlepas dari itu semua apakah seorang konselor dalam hal ini Guru BK (Bimbingan dan Konseling) sudah siap dengan teknologi ini? Jika sudah siap maka kapan lagi kalau tidak dimulai dari sekarang, karena banyak sarana, bahan dan sebagainya yang bisa kita dapatkan melali dunia maya tersebut.
PERANAN TI DALAM BIMBINGAN KONSELING (BK) MENGGUNAKAN MICROSOFT WINDOWS
Tutang Penerima Penghargaan MVP 2002 Shanghai, Global MVP 2002 dan 2003 Amerika Serikat
Perkembangan teknologi informasi khususnya komputer banyak mengubah pola hidup dan gaya hidup secara global. Dengan sendirinya berubah pula kebiasaan, baik dalam bergaul, berteman, dalam lingkungan kerja, sekolah maupun dalam keluarga. Hal ini sangat dirasakan dampaknya dimana tingkah laku dan kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah terjadi kini dapat kita baca di media masa, kita tonton melalui layar TV dan kita saksikan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Tidak sampai disitu, dalam dunia pendidikan misalnya, pola dan gaya hidup ini sudah dapat kita rasakan dalam pergaulan anak didik kita, yang tadinya pendiam kini berubah jadi periang, yang tadinya pemalu kini berubah menjadi pemberani dan seterusnya. Ini berarti kebiasaan dan gaya hidup siswa sudah mulai berubah. Hal ini bisa berdampak positif dan bisa juga berdampak negatif tergantung bagaimana kita mengarahkannya.
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI
Penggunaan teknologi informasi khususnya komputer kini sudah menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah, mulai sekolah dasar hingga ke sekolah lanjutan atas dan sekolah kejuruan. Namun demikian yang paling besar pengaruhnya adalah di Perguruan Tinggi, di mana hampir semua perguruan tinggi di Indonesia sudah memanfaatkan teknologi ini dalam perkuliahannya, baik melalui tatap muka maupun secara pnline. Sebagai contoh seorang dosen dalam menyampaikan materinya tidak hanya mengandalkan media konvensional saja, melainkan sudah menggunakan unsur teknologi di dalamnya. Biasanya seorang dosen atau guru di PT tertentu dalam menyampaikan materi kuliah ditampilkan dalam bentuk slide presentasi dengan bantuan komputer. Dengan teknologi ini mahasiswa atau siswa bisa mengikuti matakuliah dengan baik, karena materi yang disampaikan selain mengandung materi yang berbobot juga mengandung unsur multimedia yang bisa menghibur. Di mana dengan bantuan komputer yang dihubungkan dengan multimedia projector seorang dosen tidak perlu menekan tombol keyboard atau papan ketik melainkan cukup menekan remote control yang dipegangnya.
Di negara maju dan di beberapa negara berkembang dimana tingkat pendidikannya sudah bisa dikatakan cukup baik, penerapan teknologi tinggi ini sudah berjalan lebih dari 20 talu. Sementara di Indonesia baru beberapa tahun saja sejak teknologi jaringan mulai dikenal dan diterapkan sebagai salah satu materi pelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) beberapa tahun lalu dan untuk Sekolah Lanjutan Atas dengan masuknya kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Dengan teknologi ini seorang dosen atau guru dalam menyampaikan materinya tidak hanya dalam bentuk tatap muka saja melainkan sudah menggunakan berbagai media komunikasi yang dipadukan dengan teknologi networking, misalnya Intranet dan Internet.
Dengan teknologi jaringan tersebut tidak hanya mata kuliah atau bidang studi saja yang bisa memanfaatkan teknologi tinggi ini, melainkan hampir sebagian besar proses belajar mengajar termasuk BK (Bimbingan Konseling) atau Bimbingan Karier sudah bisa memanfaatkan teknologi tinggi ini.
Seperti kita ketahui bahwa saat ini BK belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi BK ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran Guru BK akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya. Oleh karena itu peranan teknolgi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut.
JARINGAN KOMPUTER
Seperti telah disampaikan dimuka bahwa perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi sangat berpengaruh dalam dunia pendidikan termasuk BK (bimbingan dan konseling). Komunikasi antara guru dengan siswa dapat dilakukan dengan berbagai media yang tersedia saat ini seperti telpon, Internet, Intranet dan lain-lain. Dari sekian banyak teknologi yang murah dan mulai banyak digunakan sebagai media komunikasi antara murid dan guru atau antara dosen dengan mahasiswanya adalah penggunaan e-mail. E-mail adalah salah satu sarana yang ada di jaringan Internet yang paling murah dan bisa digunakan untuk saling tukar menukar informasi, menyampaikan materi, dan sebagainya. Sebenarnya saat ini hampir semua kampus atau sekolah sudah terpasang jaringan LAN (Local Area Network) karena sudah menjadi pelajaran wajib dalam KBK dan Telpon sebagai media komunikasinya, maka media ini sudah bisa diaplikasikan sebagai media komunikasi yang ampuh dilingkungan sekolah atau kampus.
Dengan sudah terpasangnya jaringan tersebut, kita sudah bisa menginstalasi atau mensetup jaringan komputer berbasis Web, yaitu Intranet dan Internet. Intranet adalah jaringan komputer berbasis Web yang hanya ditampilkan secara lokal dengan memanfaatkan teknologi LAN (Local Area network). Sedangkan Internet adalah jaringan komputer berbasis Web dengan memanfaatkan jaringan secara global.
Dalam suatu jaringan komputer harus tersedia minimal satu buah Server dan beberapa client. Secara sederhana Server adalah yang mengatur lalulintas data dalam suatu jaringan sedangkan client adalah yang menerima data tersebut. Hal ini hampir senada dengan interaksi antara konselor dengan klien yang tidak mengandalkan hubungan tatap muka tetapi dilakukan dengan memanfaatkan media berupa jaringan komputer.
Seperti kita ketahui bersama saat ini ada istilah Cyberspace, Cybermedia, CyberMall, Cybercounseling dan sebagainya. Dengan istilah ini seolah-olah kita berhubungan dengan dunia yang serba maya, padahal sesungguhnya ini tidak demikian, memang kalau media tersebut hanya berupa Website saja mungkin bisa dikatakan sebagai dunia maya, namun kini sudah bisa dilakukan interaksi secara langsung dengan memanfaatkan Teknologi Messanger, MIRC, dan sebagainya. Bahkan dengan Microsoft Windows XP dan Messanger-nya kita bisa Sharing aplikasi, Sharing file, Sharing dokumen, dan sebagainya.
BAGAIMANA KERJA KONSELOR?
Dengan internet seorang konselor bisa berkomunikasi dengan clientnya dalam hal ini siswanya kapan saja dan dimana saja. Saat ini teknologi internet sudah bukan barang baru dan bukan hal yang perlu ditakuti apalagi harus dihindari. Karena dengan teknologi ini kita akan mudah berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja serta tidak terikat dengan ruang dan waktu. Sehingga proses bimbingan bisa dilakukan kapan dan dimana saja, dengan demikian sorang siswa bisa saja akan merasa nyaman kalau konsultasi dilakukan melalui jaringan inernet ini, karena mungkin saja tidak merasa risi dan takut diketahui oleh orang lain. Dengan demikian proses interaksi antara konselor dengan klien akan terasa lebih akrab dan lepas tanpa beban.
KESIMPULAN
Dengan teknologi khususnya jaringan komputer baik Intranet maupun Internet proses belajar mengajar, proses interaksi antara konselor dan klien bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa dibatasi ruang dan waktu. Dengan demikian peran teknologi tinggi dalam dunia pendidikan khususnya Bimbingan dan Konseling sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dan maksimal. Terlepas dari itu semua apakah seorang konselor dalam hal ini Guru BK (Bimbingan dan Konseling) sudah siap dengan teknologi ini? Jika sudah siap maka kapan lagi kalau tidak dimulai dari sekarang, karena banyak sarana, bahan dan sebagainya yang bisa kita dapatkan melali dunia maya tersebut.
Jumat, 14 Oktober 2011
TUGAS BAHASA INDONESIA 2 (PERTEMUAN PERTAMA)
Bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia
Karena ragam bahasa Indonesia lama dipakai sejak zaman Kerajaan Sriwijaya sampai dengan saat dicetuskannya Sumpah Pemuda. Ciri ragam bahasa Indonesia lama masih dipengaruhi oleh bahasa Melayu . Bahasa Melayu inilah yang akhirnya menjadi bahasa Indonesia. Alasan Bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia :
1. Bahasa Melayu berfungsi sebagai lingua franca,
2. Bahasa Melayu sederhana karena tidak mengenal tingkatan bahasa,
3. Keikhlasan suku daerah lain ,dan
4. Bahasa Melayu berfungsi sebagai kebudayaan.
Ada beberapa alasan lain bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, yaitu sebagai berikut:
1. Bahasa Melayu sudah menjadi bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
2. Bahasa Melayu sederhana, mudah dipelajari karena tidak mengenal tingkatan bahasa.
3. Semua suku di Indonesia sepakat bahasa Melayu dijadikan bahasa nasional.
Bahasa melayu mempunyai peranan yang sangat penting di berbagai bidang atau kegiatan di Indonesia pada masa lalu. Bahasa ini tidak hanya sekedar sebagai alat komunikasi dibidang ekonomi (perdagangan). Tetapi juga dibidang visual (alat komunikasi massa). Politik (perjanjian antar kerajaan). Sejak itulah penguasaan dan pemakaian bahasa melayu menyebar ke seluruh pelosok kepulauan Indonesia.
Perkembangan bahasa melayu tersebut dinamakan perkembangan konseptual yang memiliki tiga bentuk. Pertama, perkembangan bahasa yang dipengaruhi oleh interaksi antar daerah, Kedua, perkembangan bahasa daerah yang lain, dan yang terakhir perkembangan bahasa yang di akibatkan oleh pertemuan bahasa melayu dalam konteks yang lebih luas.
Bahasa melayu berkembang berdasarkan interaksi dengan lingkungan sosial yang bersinggungan antar ruang dan waktu, yang mana terjadi suatu hal yang sedang mempengaruhi penggunaan bahasa. Historis tersebut dapat dilihat dari asal usul bahasa yang merupakan awal komunikasi antar orang yang menggunakan bahasa isyarat ke kata-kata yang semakin komunikatif.
Faktor-faktor yang mempengaruhi diambilnya bahasa melayu menjadi bahasa Indonesia :
1. Bahasa melayu adalah bahasa sederhana. Komunikatif, dijadikan bahasa yang menjadi ciri khas bagi perdagangan dan pelayanan di pelabuhan Indonesia maupun di negara-negara luar Indonesia.
2. Bahasa melayu tidak mempunyai tingkatan-tingkatan bahasa seperti yang dimiliki oleh bahasa lain.
3. Bahasa melayu dijadikan bahasa kebudayaan.
Perbedaan antara ragam bahasa tulis dan ragam bahasa lisan
1. Ragam bahasa Lisan
Ciri-ciri ragam bahasa lisan :
1) Memerlukan kehadiran orang lain ;
2) Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap;
3) Terikat ruang dan waktu;
4) Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.
- Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.
- Bahan yang dihasilkan alat ucap dengan fonem sebagian unsur dasar. Dalam ragan lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan pelafalan.
- Ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman. Ciri-ciri ragam bahasa lisan diantaranya Memerlukan kehadiran orang lain, Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap, Terikat ruang dan waktu dan Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.
2. Ragam bahasa tulis
Ciri-ciri ragam bahasa tulis :
1) Tidak memerlukan kehadiran orang lain;
2) Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap;
3) Tidak terikat ruang dan waktu;
4) Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.
- Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
- Ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual atau bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan dan kosakata.
- Bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam bahasa tulis pun dapat berupa ragam tulis yang standar maupun yang nonstandar. Ragam tulis standar kira temukan dalam buku - buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, dan iklan. Kita juga dapat menemukan ragam tulisan yang nonstandar dalam majalah remaja, iklan atau poster biasanya yang ada unsur ajakan.
Contoh :
• Ragam bahasa lisan:
1. Ayu sedang baca surat kabar.
2. Ardi mau nulis surat cinta.
3. Amir lagi baca surat kabar.
4. Kami sekarang ada di Bogor.
5. Aris bilang kita harus segara pulang.
• Ragam bahasa tulisan:
1. Ayu sedang membaca surat kabar.
2. Ardi mau menulis surat cinta.
3. Amir mengatakan bahwa kita harus banyak belajar.
4. Jalan tol dibangun untuk mengurangi kemacetan di jalan umum.
5. Kami sekarang berada di Bogor untuk penulisan ilmiah.
Karena ragam bahasa Indonesia lama dipakai sejak zaman Kerajaan Sriwijaya sampai dengan saat dicetuskannya Sumpah Pemuda. Ciri ragam bahasa Indonesia lama masih dipengaruhi oleh bahasa Melayu . Bahasa Melayu inilah yang akhirnya menjadi bahasa Indonesia. Alasan Bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia :
1. Bahasa Melayu berfungsi sebagai lingua franca,
2. Bahasa Melayu sederhana karena tidak mengenal tingkatan bahasa,
3. Keikhlasan suku daerah lain ,dan
4. Bahasa Melayu berfungsi sebagai kebudayaan.
Ada beberapa alasan lain bahasa Melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, yaitu sebagai berikut:
1. Bahasa Melayu sudah menjadi bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
2. Bahasa Melayu sederhana, mudah dipelajari karena tidak mengenal tingkatan bahasa.
3. Semua suku di Indonesia sepakat bahasa Melayu dijadikan bahasa nasional.
Bahasa melayu mempunyai peranan yang sangat penting di berbagai bidang atau kegiatan di Indonesia pada masa lalu. Bahasa ini tidak hanya sekedar sebagai alat komunikasi dibidang ekonomi (perdagangan). Tetapi juga dibidang visual (alat komunikasi massa). Politik (perjanjian antar kerajaan). Sejak itulah penguasaan dan pemakaian bahasa melayu menyebar ke seluruh pelosok kepulauan Indonesia.
Perkembangan bahasa melayu tersebut dinamakan perkembangan konseptual yang memiliki tiga bentuk. Pertama, perkembangan bahasa yang dipengaruhi oleh interaksi antar daerah, Kedua, perkembangan bahasa daerah yang lain, dan yang terakhir perkembangan bahasa yang di akibatkan oleh pertemuan bahasa melayu dalam konteks yang lebih luas.
Bahasa melayu berkembang berdasarkan interaksi dengan lingkungan sosial yang bersinggungan antar ruang dan waktu, yang mana terjadi suatu hal yang sedang mempengaruhi penggunaan bahasa. Historis tersebut dapat dilihat dari asal usul bahasa yang merupakan awal komunikasi antar orang yang menggunakan bahasa isyarat ke kata-kata yang semakin komunikatif.
Faktor-faktor yang mempengaruhi diambilnya bahasa melayu menjadi bahasa Indonesia :
1. Bahasa melayu adalah bahasa sederhana. Komunikatif, dijadikan bahasa yang menjadi ciri khas bagi perdagangan dan pelayanan di pelabuhan Indonesia maupun di negara-negara luar Indonesia.
2. Bahasa melayu tidak mempunyai tingkatan-tingkatan bahasa seperti yang dimiliki oleh bahasa lain.
3. Bahasa melayu dijadikan bahasa kebudayaan.
Perbedaan antara ragam bahasa tulis dan ragam bahasa lisan
1. Ragam bahasa Lisan
Ciri-ciri ragam bahasa lisan :
1) Memerlukan kehadiran orang lain ;
2) Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap;
3) Terikat ruang dan waktu;
4) Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.
- Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.
- Bahan yang dihasilkan alat ucap dengan fonem sebagian unsur dasar. Dalam ragan lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan pelafalan.
- Ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman. Ciri-ciri ragam bahasa lisan diantaranya Memerlukan kehadiran orang lain, Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap, Terikat ruang dan waktu dan Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.
2. Ragam bahasa tulis
Ciri-ciri ragam bahasa tulis :
1) Tidak memerlukan kehadiran orang lain;
2) Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap;
3) Tidak terikat ruang dan waktu;
4) Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.
- Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
- Ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual atau bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan dan kosakata.
- Bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam bahasa tulis pun dapat berupa ragam tulis yang standar maupun yang nonstandar. Ragam tulis standar kira temukan dalam buku - buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, dan iklan. Kita juga dapat menemukan ragam tulisan yang nonstandar dalam majalah remaja, iklan atau poster biasanya yang ada unsur ajakan.
Contoh :
• Ragam bahasa lisan:
1. Ayu sedang baca surat kabar.
2. Ardi mau nulis surat cinta.
3. Amir lagi baca surat kabar.
4. Kami sekarang ada di Bogor.
5. Aris bilang kita harus segara pulang.
• Ragam bahasa tulisan:
1. Ayu sedang membaca surat kabar.
2. Ardi mau menulis surat cinta.
3. Amir mengatakan bahwa kita harus banyak belajar.
4. Jalan tol dibangun untuk mengurangi kemacetan di jalan umum.
5. Kami sekarang berada di Bogor untuk penulisan ilmiah.
Minggu, 09 Oktober 2011
REMPAH-REMPAH SUPER
Selain berperan sebagai penyedap rasa dalam masakan, rempah juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Penelitian terbaru dari University of Georgia di Athena menegaskan fakta ini. Terungkap bahwa kandungan antioksidan dalam tanaman herbal dan rempah dapat mengurangi risiko penyakit degeneratif. Sementara, penyakit degeneratif dapat disebabkan karena kerusakan organ tubuh, karena kadar gula yang tinggi. Herbal dan rempah adalah sumber antioksidan yang paling tinggi. Berikut ini adalah 7 macam rempah yang dapat ditambahkan dalam menu makanan kita.
Cengkeh
Selain yang sering digunakan dalam hidangan sehari-hari, manfaatkan juga cengkeh berbentuk minyak. Bunga cengkeh mengandung eugenol kariofilin, asam galik, dan eugenin. Keempatnya dapat mencegah oksidasi kolesterol LDL, penyebab aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah).
Merica
Kandungan asam ellagic-nya efektif untuk mencegah perkembangan sel kanker pankreas.
Daun Sage
Merupakan rempah dari Eropa Tengah. Aromanya harum, rasanya sedikit pahit. Berguna mengurangi keringat berlebih pada wanita menopause dan membantu pengobatan rheumatoid arthritis.
Marjoram
Dalam pengobatan tradisional, marjoram digunakan untk mengobati asma, penyakit saluran pencernaan, rematik, sakit gigi, dan kanker. Bumbu ini sering dipakai dalam hidangan Perancis dan Italia.
Kayu Manis
Kandungan antioksidannya 50-100 kali lebih tinggi dibandingkan buah beri. Bermanfaat mengatasi inflamasi (peradangan), penyakit jantung, alzheimer, dan meningkatkan insulin pada penderita diabetes.
Oregano
Mengandung asam rosmarini yang bersifat antimikroba. Biasanya dimanfaatkan juga sebagai obat antiseptik.
Thyme
Sering digunakan sebagai pengganti garam. Bisa juga dijadikan sebagai obat kumur, antijamur, membantu pengobatan penyakit paru-paru, demam, dan ganguan pencernaan.
(SUMBER: MAJALAH SEKAR EDISI APRIL 2010)
Cengkeh
Selain yang sering digunakan dalam hidangan sehari-hari, manfaatkan juga cengkeh berbentuk minyak. Bunga cengkeh mengandung eugenol kariofilin, asam galik, dan eugenin. Keempatnya dapat mencegah oksidasi kolesterol LDL, penyebab aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah).
Merica
Kandungan asam ellagic-nya efektif untuk mencegah perkembangan sel kanker pankreas.
Daun Sage
Merupakan rempah dari Eropa Tengah. Aromanya harum, rasanya sedikit pahit. Berguna mengurangi keringat berlebih pada wanita menopause dan membantu pengobatan rheumatoid arthritis.
Marjoram
Dalam pengobatan tradisional, marjoram digunakan untk mengobati asma, penyakit saluran pencernaan, rematik, sakit gigi, dan kanker. Bumbu ini sering dipakai dalam hidangan Perancis dan Italia.
Kayu Manis
Kandungan antioksidannya 50-100 kali lebih tinggi dibandingkan buah beri. Bermanfaat mengatasi inflamasi (peradangan), penyakit jantung, alzheimer, dan meningkatkan insulin pada penderita diabetes.
Oregano
Mengandung asam rosmarini yang bersifat antimikroba. Biasanya dimanfaatkan juga sebagai obat antiseptik.
Thyme
Sering digunakan sebagai pengganti garam. Bisa juga dijadikan sebagai obat kumur, antijamur, membantu pengobatan penyakit paru-paru, demam, dan ganguan pencernaan.
(SUMBER: MAJALAH SEKAR EDISI APRIL 2010)
RESEP MEMBUAT PANADA KHAS MANADO
(untuk 88 buah)
BAHAN KULIT:
~ 1 kg tepung terigu protein sedang
~ 1 sdt baking powder
~ 4 sdt (16gram) ragi instan
~ 4 sdm gula pasir
~ 4 butir telur
~ 2 sdt garam
~ 500 ml santan dari 1 butir kelapa
~ Minyak untuk menggoreng
BAHAN ISI:
~ 1 kg ikan tongkol
~ 2 sdt air jeruk nipis
~ 12 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
~ 4 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
~ 3 sdt garam
~ 3 sdt gula pasir
~ 400 ml santan dari 1 butir kelapa
~ 60 gram daun kemangi
~ 6 sdm minyak untuk menumis
BUMBU DIHALUSKAN:
~ 4 buah (200 gram) tomat
~ 8 buah cabai merah
~ 8 buah cabai rawit merah
~ 20 butir bawang merah
~ 12 siung bawang putih
~ 8 cm jahe
~ 4 batang serai, diambil putihnya
~ 8 butir kemiri, disangrai
CARA MEMBUAT:
1. Isi: lumuri ikan tongkol dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 10 menit. Kukus 20 menit sampai matang. Angkat dan suwir-suwir.
2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai harum. Masukkan ikan tongkol. Aduk rata.
3. Tambahkan garam, gula pasir, dan santan. Masak sampai meresap. Menjelang diangkat masukkan daun kemangi. Aduk sampai layu. Angkat. Dinginkan.
4. Kulit: campur tepung terigu, baking powder, ragi instan, dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan telur, garam, dan santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai elastis. Diamkan selama 20 menit.
5. Timbang adonan masing-masing 20 gram. Bentuk bulat.
6. Pipihkan adonan. Beri isi. Pilin seperti pastel. Diamkan selama 20 menit.
7. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang.
(SUMBER: MAJALAH PREVENTION EDISI APRIL 2009)
BAHAN KULIT:
~ 1 kg tepung terigu protein sedang
~ 1 sdt baking powder
~ 4 sdt (16gram) ragi instan
~ 4 sdm gula pasir
~ 4 butir telur
~ 2 sdt garam
~ 500 ml santan dari 1 butir kelapa
~ Minyak untuk menggoreng
BAHAN ISI:
~ 1 kg ikan tongkol
~ 2 sdt air jeruk nipis
~ 12 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
~ 4 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
~ 3 sdt garam
~ 3 sdt gula pasir
~ 400 ml santan dari 1 butir kelapa
~ 60 gram daun kemangi
~ 6 sdm minyak untuk menumis
BUMBU DIHALUSKAN:
~ 4 buah (200 gram) tomat
~ 8 buah cabai merah
~ 8 buah cabai rawit merah
~ 20 butir bawang merah
~ 12 siung bawang putih
~ 8 cm jahe
~ 4 batang serai, diambil putihnya
~ 8 butir kemiri, disangrai
CARA MEMBUAT:
1. Isi: lumuri ikan tongkol dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 10 menit. Kukus 20 menit sampai matang. Angkat dan suwir-suwir.
2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai harum. Masukkan ikan tongkol. Aduk rata.
3. Tambahkan garam, gula pasir, dan santan. Masak sampai meresap. Menjelang diangkat masukkan daun kemangi. Aduk sampai layu. Angkat. Dinginkan.
4. Kulit: campur tepung terigu, baking powder, ragi instan, dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan telur, garam, dan santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai elastis. Diamkan selama 20 menit.
5. Timbang adonan masing-masing 20 gram. Bentuk bulat.
6. Pipihkan adonan. Beri isi. Pilin seperti pastel. Diamkan selama 20 menit.
7. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang.
(SUMBER: MAJALAH PREVENTION EDISI APRIL 2009)
IGA KULIT MELINJO MASAK SANTAN
(untuk 8 porsi)
BAHAN:
~ 500 gram iga sapi, rebus sampai lunak
~ 250 gram kulit melinjo
~ 100 gram belimbing, potong 1,5cm
~ 3 lembar daun salam
~ 1 batang serai, memarkan
~ 1000 ml santan encer dari ½ kelapa
~ 500 ml santan kental dari ½ kelapa
~ minyak goreng secukupnya untuk menumis
BUMBU YANG DIHALUSKAN:
~ 6 butir bawang merah
~ 3 siung bawang putih
~ 2 ½ sdt garam
~ 4 cabai besar, buang bijinya
~ 1 sdt gula pasir
CARA MEMBUAT:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan daun salam dan serai, lalu aduk-aduk.
2. Tuangkan santan encer lalu iga, masak sampai bumbu meresap.
3. Beri santan kental , kulit melinjo, dan belimbing sayur, lalu aduk-aduk.
4. Setelah mendidih, angkat dan sajikan selagi hangat.
(SUMBER: MAJALAH PREVENTION EDISI APRIL 2009)
BAHAN:
~ 500 gram iga sapi, rebus sampai lunak
~ 250 gram kulit melinjo
~ 100 gram belimbing, potong 1,5cm
~ 3 lembar daun salam
~ 1 batang serai, memarkan
~ 1000 ml santan encer dari ½ kelapa
~ 500 ml santan kental dari ½ kelapa
~ minyak goreng secukupnya untuk menumis
BUMBU YANG DIHALUSKAN:
~ 6 butir bawang merah
~ 3 siung bawang putih
~ 2 ½ sdt garam
~ 4 cabai besar, buang bijinya
~ 1 sdt gula pasir
CARA MEMBUAT:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan daun salam dan serai, lalu aduk-aduk.
2. Tuangkan santan encer lalu iga, masak sampai bumbu meresap.
3. Beri santan kental , kulit melinjo, dan belimbing sayur, lalu aduk-aduk.
4. Setelah mendidih, angkat dan sajikan selagi hangat.
(SUMBER: MAJALAH PREVENTION EDISI APRIL 2009)
Langganan:
Postingan (Atom)